Rethingking Hanacaraka

Sumber : kanktono.blogspot.co.id/2009/08/gothak-gathik-gathuk-huruf-jawa.html

​Sebuah ide cemerlang dalam penyusunan huruf jawa dikemukakan oleh Prof.Dr. Damardjati Supadjar, beliau menyusun susunan huruf2 yang biasanya seperti pada tulisan diatas menjadi:

ka ma ba tha ra

ga da sa nya ta

na la pa dha nga

ja wa ha ca ya

saya kira susunan huruf2 jawa diatas sangat relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia pada umunya dan jawa pada khususnya, makna perhuruf tetap sama namun makna perbaris berbeda, berikut adalah makna perbaris susunan diatas

ka ma ba tha ra mempunyai makna filosofi hendaknya wiji/biji/sperma itu jangan di sia siakan dalam arti banyak sekali tempat2 prostitusi di negeri kita tercinta ini yang semuanya menawarkan untuk mengecer-ecer wiji secara berbayar, semuanya itu hendaknya segera diakhiri mengingat satu tetes wiji itu sama nilainya dengan 100 tetes darah bagi yang percaya, hendaknya pula energi yg ada disekitar pusar kita di purba diri untuk di alirkan ke atas ubun2 atau dari cakra pusar ke cakra ubun2 bukannya malah dialirkan kebawah melalui kemaluan atau mengecer-ecer wiji. didalam kearifan jawa ada istilah titis, tetes, tetes, titis itu maksudnya tepat sasaran, tetes itu maksudnya menetes, sedangkan tetes yg kedua maksudnya tetas, apabila digabungkan ketiganya bisa ditarik kesimpulan perlu untuk menitis memusatkan pikiran dan hati supaya tetes yg akan ditetas itu menjadi pribadi pilihan, maka tidak heran apabila ahli meditasi itu apabila berhubungan badan jarang sekali ejakulasi karena energi yg biasanya disalurkan kebawah menjadi disalurkan keatas, para ahli meditasi itu hanya akan tetes apabila pada waktu akan membuahi, itupun cuma sedikit atau seperlunya tapi mempunyai kualitas yang unggul. Disisi lain titis tetes tetes itu dimaksudkan menitiskan pada bathin kita untuk melahirkan diri yg berkesadaran tinggi atau berkesadaran rohani, dengan kata lain diri kita yg biasanya berkesadaran jasmani yg penuh ketergantungan duniawi bertransformasi ke berkesadaran rohani yg bebas dari polusi dunia, inilah makna hijrah yg sebenarnya.

ga da sa nya ta mempunyai makna gada itu bermakna senjata gada, sanyata itu nyata, makna filosofinya adalah apabila kita sudah melakukan titis tetes tetes secara batiniyah maka kita akan mempunyai senjata yg nyata dalam hal utk menghadapi krisis multidimensi yaitu diri yang sudah meninggalkan dunia sebelum meninggal dunia dan inilah pribadi pilihan

na la pa dha nga mempunyai arti hati yang terang, orang yang sudah sadar rohani itu hatinya terang sebab tiada suatu apapun yg menghalangi hatinya dari pancaran Nur illahi, hati orang yg sudah berkesadaran rohani bebas dari polusi dunia baik berupa ketergantungan materi maupun ego kedirian yang keapian yang suka mengaku-aku sepihak dalam kata lain ego yg sombong tidak mau sujud kepadaNya.

ja wa ha ca ya mempunyai arti apabila hati kita sudah terang benderang karena tiada satupun yg mengotorinya maka “hujan’ cahaya maha cahaya Nur illahi akan terjadi dan menyinari setiap pribadi pilihan tsb untuk dipantulkan ke pribadi yang lain dan juga makhluk disekitarnya dalam bentuk kerja nyata secara ikhlas karena Tuhan bukan karena yg lainnya, perlu diketahui nur Tuhan itu indah tanpa batas, hanya ego kita yg menghalanginya, apabila tidak ada lagi ego di diri kita maka tidak ada lagi yg menghalanginya.

Sampai saat ini saya percaya bahwa pribadi pilihan yg unggul atau satrio piningit itu bukan dalam arti perorangan, tapi dalam arti kelompok orang2 yg sudah berkesadaran rohani, jadi tidak ada alasan bagi orang yg ngaku2 satrio piningit atau Imam mahdi, ratu adil, dsb, karena pengakuan sepihak itu salah satu dari ego keapian yg sombong, lalu siapa satrio piningit sebenarnya? kita lah satrio piningit itu, dalam arti diri kita yang berkesadaran rohani yg kita kurung dengan ego keapian dan ketergantungan materi harus kita bebaskan untuk menjadi pemimpin di diri kita, soal siapa yg muncul di permukaan hanyalah simbol belaka tapi pada hakekatnya ya kita ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s