Cara mengembalikan opsi lte/4g pada Cynogenmod 13 Xiomi Mi 4 lte


Secara default, Cynogenmod 13 yang diinstall pada Xiomi MI4 akan memilih preferensi tipe jaringan internet celuler pada opsi “lte (recomended)”. Karena sesuatu hal, seperti yang penulis alami, jaringan lte yang sulit di suatu daerah membuat baterai cepat karena smartphone sering berganti opsi jaringan, maka penulis menetapkan opsi ke “3G”. Namun seperti terlihat di gambar, pada Cynogenmod 13 tidak ada opsi “lte” untuk mengembalikan ke preferensi jaringan lte.
Untuk mengembalikan agar Xiomi Mi4 dapat mengakses jaringan lte maka perlu dilakukan reset setting jaringan. Untuk melakukan hal tersebut : setting –> backup & reset –> Network settings reset –> (pilih “CARD 1”) –> RESET SETTINGS
Tunggu beberapa saat, jaringan data seluler akan kembali menjadi “lte (recomended)”. Xiomi mi4 siap meluncur di jaringan lte.
Sekian, semoga bermanfaat.

Cara sederhana meningkatkan sinyal 4G mifi andromax

Saya tinggal di daerah pegunungan  kawi yang sulit terjangkau sinyal 4G / lte. Hal tersebut memaksa saya untuk terus memutar otak agar mendapatkan sinyal tetbaik. Saat ini, desember 2016, baru layanan smartfren connect evo yang saya rasakan lumayan nyaman digunakan di daerah Jambuwer, Kromengan, kab. Malang, my home village.

Berikut cara sederhana untuk meningkatkan penerimaan sinyal mifi andromax.

Salah satu karakteristik antena baik pemancar maupun penerima adalah polarisasi. Antena akan menerima sinyal maksimal jika ia dihadapkan sama polaritasnya dengan sinyal yang diterima. Nah karena kita tidak tahu polaritas sinyal dan bentuk antena penerima di mifi andromax, maka kita bisa memutar mutar mifi kita agar mendapatkan sinyal maksimum.

Mifi dengan posisi horisontal

Sinyal yang diterima relatif kecil

Mifi andromax m3y diposisikan vertikal

Ada peningkatan kekuatan sinyal 4G

Catatan.

  1. Pada daerah lain bisa jadi memposisikan mifi m3y secara horisontal akan lebih besar penerimaan sinyalnya.
  2. Penyesuaian polarisasi juga bisa dilakukan dengan memutar mifi ke berbagai arah.

Selamat mencoba….

5847971913

Ookla Speedtest untuk posisi vertikal

Perhitungan Daya Ruang TIK

Bermula dari kenyataan bahwa ruang pembelajaran di sekolah, khususnya di SMK Cendika Bangsa Kepanjen Malang yang banyak membutuhkan peralatan TIK dalam melaksanakan kegiatan pembelajarannya, maka penulis melakuan pengukuran terhadap beberapa peralatan TIK yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan daya suatu ruangan yang menggunakan peralatan TIK.
Pengukuran arus dilakukan dengan tang ampere MT-87B. Setelah arus yang mengalir ke peralatan dapat diketahui, maka daya nyata dapat dihitung berdasarkan hasil pengukuran tersebut, dan bukan berdasarkan spesifikasi daya yang tertulis pada perlatan. Rumus daya sesaat untuk arus bolak balik / AC dapat dicari dengan rumus seperti daya tegangan DC, P = V x I
Tabel pengukuran arus beberapa peralatan TIK adalah sebagai berikut:

No. Jenis peralatan Spesifikasi Arus terukur Daya
1. PC H81/G3240/4G/320GB/Samsung 15,6” 0.27 59.4
2. PC Lenovo/C2D/2G/160G/Samsung 20” 0.77 154
3. Lampu LED Philips 9 Watt 0.01 2.2
4. LCD Benq MX505 0.97 213.4
5. LCD Viewsonic PJD5134 0.92 202.4
6. Laptop Dell Vostro Core2Duo 0.15 33

 

Contoh penerapan :
Jika suatu ruang kelas direncanakan akan menggunakan 1 LCD, 4 lampu LED 9 Watt dan 1 laptop, maka konsumsi daya ruang tersebut sebesar 202.4 W + (4 x 2.2 W) + 33 W =244.2 Watt
Semoga bermanfaat.

Perawatan Stavolt / AVR

Sampai saat ini banyak pengguna PC yang mempercayakan urusan stabilisasi tegangan yang mencatu komputernya kepada perangkat stavolt (stabilisator voltase) atau AVR (Automatic Voltage Regulator). Meskipun jika dirunut dua istilah itu bisa jadi dua perangkat yang berbeda. Kebanyakan pengguna PC menggangap istilah itu sama. Fungsi utama stavolt / AVR memang menjaga agar tegangan AC yang digunakan untuk mencatu unit PC tetap / stabil pada tegangan kerja (220 Volt).
Pada daerah tertentu, karena banyak hal, tegangan PLN / AC yang mengalir ke PC sering tidak stabil tegangannya, kadang lebih dari 220 V kadang juga kurang dari itu. Kejadian naik – turunnya tegangan ini mempengaruhi kinerja bahkan umur pemakaian perangkat Komputer. Pada banyak kasus, penggunaan stavolt dapat mengurangi permasalahan yang timbul pada PC karena tidak stabilnya tegangan.

Ada dua macam stavolt yang beredar di pasaran, yaitu :
  1. Stavolt Elektrik
  2. Stavolt Motor
Stavolt elektrik menaikkan atau menurunkan tegangan menggunakan beberapa relay berdasarkan perubahan tegangan yang diterima stavlot (input). Umumnya stavolt jenis ini kurang bagus kinerjanya, stepping tegangan yang mampu dilakukan sangat terbatas. Hanya beberapa range tegangan.
Stavolt motor (gambar 1) menggunakan motor yang mengerakkan brostel dan tersambung pada transformator step-up-down yang berbentuk selinder (gambar 2). Putaran motor ini diatur sedemikian rupa sehingga mengikuti perubahan tegangan yang diterima oleh stavolt. Apabila tegangan yang diterima dibawah 220 Volt, maka motor bergerak sehingga transformator menghasilkan output 220 volt, demikian sebaliknya.
Pada tulisan ini, akan dibahas beberapa perawatan terhadap stavolt jenis motor agar kinerja dan umur stavolt lebih handal dan tahan lama. Perawatan terhadap stavolt merupakan sesuatu yang penting mengingat perangkat ini bekerja tanpa henti, kadang pada saat PC sudah dimatikan.
Beberapa hal yang dapat dilakukan pada perawatan stavolt / AVR adalah sebagai berikut :
  1. Membersihkan kontak antara brostel dengan transformator step-up-down

    Bagian ini harus terbebas dari dari debu dan kotoran lain. Kotoran yang sering menempel selain debu adalah serbuk brostel yang bergesekan dengan tembaga. Bersihkan permukaan ini dengan kuas kering minimal 6 bulan sekali. Akan lebih baik bila permukaan tembaga pada transformator disemport dengan cairan anti karat / Contact Cleaner yang biasa dijual di toko elektronik. Pembersihan perlu dilakukan lebih sering apabila stavolt diletakkan pada daerah yang berdebu dan lembab.

  2. Memberi pelumas / grease pada komponen mekanik

    Motor menggerakkan gigi – gigi yang pada akhirnya menggerakkan tuas yang menghubungkan brostel dengan transformator. Memberikan grease / pelumas pada gigi – gigi yang bergerak akan membantu kelancaran putaran komponen – komponen terkait.

  3. Mengatur kedudukan bagian mekanik.
    Motor pengerak beserta rangkaian mekanik merupakan bagian yang rawan kerusakan. Salah atu sifat sistem mekanik adalah aus dan masalah ke-presisian yang sering berubah. Pada bagian ini biasanya terdapat empat baut pengatur dan pengunci kedudukannya agar leluasa pada saat berputar. Posisi dudukan ini sering berubah karena motor yang terus bergerak setiap saat. Hal inilah yang sangat perlu diperhatikan pada saat memasang kembali atau mengatur agar putaran motor tidak terhambat. Dengan kata lain, posisi bagian ini perlu diatur agar motor dapat bergerak seringan mungkin. Putaran motor yang macet dapat berakibat fatal baik pada perangkat PC maupun pada stavolt. Keleluasaan putaran motor harus terus diperiksa pada saat melakukan pengaturan posisi ini, sampai didapatkan putaran yang paling ringan.
Demikian tiga hal utama yang dapat dilakukan untuk menjaga agar stavolt selalu bekerja dengan handal. Sebagai contoh kasus, penulis menggunakan stavlot yang dibeli tahun 2010 dan sampai sekarang masih dalam kondisi prima. Selamat Mencoba.

Komponen Elektronika Pasif pada Rangkaian Komputer

Perangkat komputer yang digunakan saat ini merupakan komputer generasi ke 4 yang dapat dikatakan sebagai perangkat elektronika. Hanya hardisk dan CD/DVD rom yang di dalamnya masih terdapat mekanisme mekanik, namun kedua perangkat tersebut tetap dikatakan sebagai perangkat elektronik. Perangkat elektronika mengolah sinyal – sinyal melalui rangkaian – rangkaian elektronik yang bekerja secara bersama / terintegrasi dalam suatu sistem.
Satu rangkaian / sistem komputer seperti kita ketahui tersusun dari banyak rangkaian pendukung / penyusun. Rangkaian ini dapat berupa rangkaian yang terintegrasi atau menyatu pada motherboard (on-board) maupun rangkaian yang dapat dipasang terpisah, card – card atau perangkat eksternal. Satu rangkaian dengan fungsi tertentu dapat tersusun dari satu atau lebih rangkaian dasar. Rangkaian – rangkaian tersebut tersusun atas komponen – komponen elektronika yang saling terhubung dan membentuk fungsi tertentu.
Komponen elektronika yang membangun rangkaian komputer (dan rangkaian lainnya) dapat digolongkan berdasarkan sinyal yang dihasilkan, yaitu :

  1. Komponen Pasif
  2. Komponen Aktif

KOMPONEN PASIF

Suatu komponen dikatakan pasif jika komponen tersebut tidak menguatkan sinyal. Artinya jika diberikan masukan kepadanya maka sinyal tidak akan mengalami penguatan, besarnya tetap atau menurun. Yang termasuk dalam komponen aktif dalam rangkaian elektronika adalah : Resistor (R), Induktor (L), dan Kapasitor (C).

Resistor

Resistor adalah salah satu yang paling beragam dan paling mudah dari semua komponen listrik/elektronika. Kita dengan mudah akan menemukan resistor pada semua perangkat komputer. Hal ini karena resisteo telah ada selama bertahun-tahun dan memainkan peran penting dalam rangkaian elektronika. Resistor akan terus berkembang dalam berbagai bentuk dan ukuran baru dimasa – masa yang akan datang. Komponen resistor akan dijelaskan secara singkat dan beberapa detail penting yang menunjang rangkaian komputer.
Seperti yang kita ketahui, mungkin kita bisa menebak dari nama, resistor, resist atau diterjemahkan tahanan, meningkatkan perlawanan dari sirkuit /rangkaian. Tujuan utama dari resistor adalah untuk mengurangi aliran listrik di rangkaian. Resistor mempunyai berbagai bentuk dan ukuran yang berbeda. Resistor juga menghasilkan panas sebagai akibat perlawanan terhadap listrik yang mengalir padanya. Nilai resistor dinyatakan dalam OHM /  (berapa banyak aliran elektron yang dapat ditahan) dan kapasitas daya : Watt (berapa besar kemampuan menahan panas sebelum rusak.) Umumnya, resisto dengan daya yang lebih besar resistor dapat menangani lebih banyak beban. Ada juga resistor variabel, yang dapat memiliki hambatan yang dapat disesuaikan dengan memutar tombol atau perangkat lainnya. Resistor jenis ini disebut potensiometer.
Dalam rangkaian komputer resistor yang digunakan mempunyai daya relatif kecil dan mempunyai nilai hambatan yang beragam sesuai dengan kebutuhan. Bentuk resistor yang telah terpasang pada rangkaian komputer dapat dilihat pada gambar 2. Sedangkan simbol resistor yang digunakan untuk mengambar rangkaian elektronik ditunjukkan pada gambar 3. Dalam rangkaian elektronika, resistor dinotasikan dengan huruf R.


Gambar 2 : contoh resistor pada rangkaian komputer

Gambar 3 : simbol resistor

Kapasitor

Sebuah kapasitor adalah komponen yang terbuat dari dua (atau sekumpulan) keping konduktif dengan insulator / dielektrika antara mereka. Isolator / dielektrika mencegah keping penghantar untuk saling bersentuhan. Ketika arus DC dialirkan pada sebuah kapasitor, muatan positif terjadi pada satu keping (atau sekumpulan keping) dan muatan negatif pada keping lainnya. Muatan ini (charge) akan tetap ada sampai kapasitor mengalami pengosongan / discharge.
Ketika arus AC dialirkan pada sebuah kapasitor, maka akan terjadi charge pada plat positif dan negatif pada plat lainnya selama bagian dari siklus ketika tegangan adalah positif. Ketika tegangan berjalan negatif pada paruh siklus kedua, kapasitor akan melepaskan muatan / discharge, dan kemudian mengisi kembali dengan cara yang berlawanan. Ini akan terjadi untuk setiap siklus. Karena memiliki muatan yang berlawanan yang tersimpan di dalamnya pada setiap kali perubahan tegangan, maka ia cenderung untuk menentang perubahan tegangan. Sehingga jika kita mengalirkan campuran sinyal DC dan AC melintasi kapasitor, kapasitor akan cenderung untuk memblokir DC dan melewatkan AC. Bentuk fisik kapasitor ditunjukkan gambar 4.


Gambar 4 : Kapasitor

Nilai sebuah kapasitor disebut kapasitansi dan diukur dalam farad (F). Notasi untuk kapasitor adalah C. Dalam praktek, biasanya digunakan mikrofarad dan sejenisnya (nano, pico), karena nilai satu farad suatu kapasitor adalah sangat besar! Sedangkan jenis kapasitor ditentukan berdasarkan jenis dielektrikum / insulator. Simbol kapasitor ditunjukkan gambar 5.


Gambar 5 : Simbol Kapasitor

Kapasitor digunakan dalam segala macam sirkuit elektronik, terutama dikombinasikan dengan resistor dan induktor, dan biasanya ditemukan di PC. Kebanyakan kapasitor yang digunakan di PC berfungsi sebagai pen-stabil tegangan dan menggunakan jenis elektrolit capasitor (elco), yang mempunyai polaritas + dan -. PC sekarang banyak yang mulai menggunakan kapasitor jenis solid (solid capasitor) yang mempunyai umur lebih panjang, sebagai penganti elco. Kerusakan capasitor sebagai pen-stabil tegangan dapat berakibat fatal bagi komponen – komponen lainnya, terutama komponen aktif (IC, Chip, Chipset).

Induktor

Sebuah induktor pada dasarnya adalah sebuah kumparan kawat. Ketika arus mengalir melalui induktor, medan magnet dibangkitkan, dan induktor akan menyimpan energi magnet sampai terjadinya pengosongan (sesaat setelah tidak ada arus).
Dalam beberapa hal, sebuah induktor adalah kebalikan dari kapasitor. Jika kapasitor menyimpan tegangan sebagai energi listrik / medan, induktor menyimpan energi sebagai medan magnet. Kapasitor menolak arus DC dan melewatkan arus AC, sementara induktor melakukan yang sebaliknya. Nilai sebuah induktor disebut induktansi, dan diukur dalam henrys (H).
Induktor dapat memiliki inti udara di tengah koilnya, atau inti besi. Sebagai bahan magnetik, inti besi meningkatkan nilai induktansi. Nilai induktansi juga dipengaruhi oleh bahan yang digunakan sebagai kawat, dan jumlah putaran dalam kumparan. Beberapa inti induktor berbentuk lurus dan lainnya berbentuk lingkaran tertutup disebut toroid. Jenis inti toroid induktor sangat efisien karena bentuk tertutup yang kondusif untuk menciptakan medan magnet yang kuat. Induktor digunakan dalam segala macam sirkuit elektronik, terutama dalam kombinasi dengan resistor dan kapasitor, dan juga ditemukan pada rangkaian PC. Gambar induktor ditunjukkan pada gambar 6, sedangkan simbol induktor pada gambar 7. Notasi untuk induktor adalah L.


Gambar 6 : Induktor
Gambar 7 : Simbol Induktor

Bersama dengan kapasitor, penggunaan induktor pada rangkaian PC salah satunya adalah sebagai filter / penyaring. Pada rangkaian PSU, induktor banyak digunakan sebagai penurun atau pembagi tegangan, yaitu dari 220 V AC menjadi nilai – nilai tegangan yang dibutuhkan oleh rangkaian PC, misalnya 5V, 12 V, 3,3 V.

How To Reset a Windows 7 Password

If you need to reset the password to Windows 7 on your computer, likely because you’ve forgotten it, let me first assure you that not only is this very possible, it’s not even that difficult.
Unfortunately, aside from a password reset disk (discussed in Step 14 below) there is no Windows-provided way to reset a Windows 7 password. Luckily, there is the clever password reset trick I’ve outlined below that’s easy enough for anyone to try.
Prefer screen shots? Try my Step by Step Guide to Resetting a Windows 7 Password for an easy walk-through!
Note: There are several additional ways to reset or recover a forgotten Windows 7 password, including password recovery software. For a full list of options, see my Help! I Forgot My Windows 7 Password!.
If you do know your password and just want to change it, see How To Change Your Windows 7 Password for help with that.
Follow these easy steps to reset your Windows 7 password:
Difficulty: Average
Time Required: Due to the several steps involved, it could take 30 to 60 minutes to reset your Windows 7 password

Here’s How:
  1. Insert either your Windows 7 installation DVD, or a Windows 7 System Repair disc, into your optical drive and then restart your computer. If you have either on a flash drive, that’ll work too.
Tip: See How to Boot From a CD, DVD, or BD Disc or How to Boot From a USB Device if you’ve never booted from portable media before or if you’re having trouble doing so.
Note: If you don’t have original Windows 7 media and never got around to making a system repair disc, don’t worry. As long as you have access to any other Windows 7 computer (another in your home or a friend’s will work fine), you can burn a system repair disc for free. See How to Create a Windows 7 System Repair Disc for a tutorial.
  1. After your computer boots from the disc or flash drive, click Next on the screen with your language and keyboard choices.
Tip: Don’t see this screen or do you see your typical Windows 7 logon screen? Chances are good that your computer booted from your hard drive (like it normally does) instead of from the disc or flash drive you inserted, which is what you want. See the appropriate link in the tip from Step 1 above for help.
  1. Click on the Repair your computer link.
Note: If you booted with a system repair disc instead of a Windows 7 installation disc or flash drive, you won’t see this link. Just move on to Step 4 below.
  1. Wait while your Windows 7 installation is located on your computer.
  2. Once your installation is found, take note of the drive letter found in the Location column. Most Windows 7 installations will show D: but yours may be different.
Note: While in Windows, the drive that Windows 7 is installed on is probably labeled as the C: drive. However, when booting from Windows 7 install or repair media, a hidden drive is available that usually isn’t. This drive is given the first available drive letter, probably C:, leaving the next available drive letter, probably D:, for the next drive – the one with Windows 7 installed on it.
  1. Select Windows 7 from the Operating System list and then click the Next button.
  2. From System Recovery Options, choose Command Prompt.
  3. With Command Prompt now open, execute the following two commands, in this order:
  4. copy d:\windows\system32\utilman.exe d:\
  5. copy d:\windows\system32\cmd.exe d:\windows\system32\utilman.exe
To the Overwrite question after executing the second command, answer with Yes.
Important: If the drive that Windows 7 is installed on in your computer is not D: (Step 5), be sure to change all instances of d: in the commands above with the correct drive letter.
  1. Remove the disc or flash drive and then restart your computer.
You can close the Command Prompt window and click Restart but it’s also okay in this situation to restart using your computer’s restart button.
  1. Once the Windows 7 logon screen appears, locate the little icon on the bottom-left of the screen that looks like a pie with a square around it and then click it!
Tip: If your normal Windows 7 logon screen did not show up, check to see that you removed the disc or flash drive you inserted in Step 1. Your computer may continue to boot from this device instead of your hard drive if you don’t remove it.
  1. Now that Command Prompt is open, execute the net user command as shown, replacing myusername with whatever your user name is and mypassword with whatever new password you’d like to use:
  2. net user myusername mypassword
So, for example, I would do something like this:
net user Tim 1lov3blueberrie$
Tip: If your username has spaces, put double quotes around it when executing net user, as in net user “Tim Fisher” 1lov3blueberrie$.
  1. Close the Command Prompt window.
  2. Login with your new password!
  3. Create a Windows 7 Password Reset Disk! This is the Microsoft-approved, proactive step you should have done a long time ago. All you need is a blank flash drive or floppy disk and you’ll never need to worry about forgetting your Windows 7 password again.
  4. While not required, it would probably be wise to undo the hack that makes this work. If you don’t, you won’t have access to accessibiily features from the Windows 7 login screen.
To reverse the changes you’ve made, repeat Steps 1 through 7 above. When you have access to Command Prompt again, execute the following:
copy d:\utilman.exe d:\windows\system32\utilman.exe
Confirm the overwrite and then restart your computer.
Important: Undoing this hack will have no impact on your new password. Whatever password you set in Step 11 is still valid.
Tips:
  1. Having trouble resetting your Windows 7 password? See Get More Help for information about contacting me on social networks or via email, posting on tech support forums, and more.
copy d:\windows\system32\utilman.exe d:\
copy d:\windows\system32\cmd.exe d:\windows\system32\utilman.exe
net user myusername mypassword
So, for example, I would do something like this:
net user Tim 1lov3blueberrie$